BERITA
SMAN 12 Semarang Raih Prestasi Gemilang di SNBP 2024, 43 Siswa Lolos PTN Favorit

SEMARANG – Kabar gembira datang dari SMAN 12 Semarang. Sebanyak 43 siswa angkatan 2024 berhasil lolos dalam Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Tahun 2024. Prestasi ini menjadi bukti dedikasi dan kerja keras seluruh pihak SMAN 12 Semarang dalam membimbing juga mengantarkan peserta didiknya meraih cita-cita. Dari 43 siswa yang lolos SNBP, terdapat beberapa yang berhasil menembus PTN ternama seperti Universitas Indonesia (UI) jurusan Teknik Lingkungan atas nama Hanna Azzahra Karunia Ningsih dari kelas XII-MIPA.2. Selain UI, terdapat pula siswa yang lolos di UNDIP, UNNES, POLINES, dan UIN Walisongo. Kepala SMAN 12 Semarang, Ibu Dr. Endah Dyah Wardani, M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas pencapaian gemilang ini. “Alhamdulillah, berkat usaha dan doa dari semua pihak, SMAN 12 Semarang kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Saya harap kesuksesan ini dapat memotivasi siswa lain untuk terus belajar dan meraih mimpi mereka,” tutur Ibu Endah.
Penanggung jawab pembinaan prestasi akademik, Bapak Heri Gunawan, S.Pd., turut mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru BK dan tim pembinaan yang telah bekerja keras mengantarkan para siswa hingga mencapai tahap ini. “Prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi dari semua pihak. Saya harap para siswa yang lolos SNBP dapat terus berprestasi di jenjang pendidikan selanjutnya,” ujar Pak Heri. Salah satu siswa yang lolos SNBP, Imanuel Valentino dari kelas XII-IPS.5, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaiannya. “Saya sangat terkesan dan bangga. Ini merupakan buah dari perjuangan dan dedikasi saya selama belajar di SMAN 12 Semarang. Terima kasih kepada seluruh guru dan staf sekolah yang telah membimbing dan mendukung saya selama ini,” kata Imanuel. Meskipun telah meraih prestasi gemilang di SNBP, perjuangan siswa SMAN 12 Semarang belum berakhir. Masih ada beberapa siswa yang akan mengikuti UTBK dan berjuang untuk lolos ke PTN impian mereka. Ibu Endah mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan serta doa bagi para pejuang UTBK dan siswa lainnya yang ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan atau memilih untuk bekerja. Prestasi SMAN 12 Semarang di SNBP 2024 menjadi bukti komitmen dan dedikasi sekolah dalam memberikan pendidikan berkualitas bagi para siswanya.
Penulis : Yekti Wikani, M.Pd., Humas SMAN 12 Semarang
Editor : Nurul Rahmawati, M.Pd., Guru SMKN 1 Tuntang
![]()
SMAN 12 Semarang Raih Juara 2 Desain Poster FLS2N Kota Semarang
SEMARANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMAN 12 Semarang dalam ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kota Semarang. Aisiyah Fatiya Azzahra, siswi kelas XI-F1, berhasil meraih Juara 2 Desain Poster FLS2N Kota Semarang. Keberhasilan Fatiya tidak lepas dari bimbingan dan pendampingan Ibu Faridah Eriyaningsih, S.Pd., selaku pembina ekstrakurikuler Jurnalistik “Canopy” SMAN 12 Semarang. Ekstrakurikuler Jurnalistik merupakan wadah bagi siswa untuk menggali potensi diri, dengan 4 divisi yang tersedia yakni Jurnalistik, Reporter, Desain Grafis, dan Fotografi. Capaian Fatiya sebagai Juara 2 Desain Poster membuka peluang baginya untuk melaju ke tingkat provinsi yang akan dilaksanakan pada bulan Juni mendatang.
Ibu Faridah, selaku pembimbing dan pendamping, menyampaikan rasa terima kasih kepada Ibu Dr. Endah Dyah Wardani, M.Pd., selaku Kepala Sekolah, serta seluruh guru dan staf SMAN 12 Semarang atas doa dan dukungannya. Ibu Faridah juga menyatakan tekadnya untuk lebih giat lagi dalam membimbing Fatiya dalam persiapannya menuju tingkat provinsi. “Semoga prestasi ini dapat menginspirasi siswa-siswi lain untuk semakin bersemangat meraih prestasi, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik,” ujar Ibu Faridah. Hal ini sejalan dengan salah satu misi SMAN 12 Semarang, yaitu menumbuhkembangkan semangat prestasi dalam berbagai bidang. Prestasi ini menjadi bukti komitmen SMAN 12 Semarang dalam memberikan wadah bagi siswanya untuk mengembangkan bakat dan minatnya, serta mendorong mereka meraih prestasi gemilang.
Penulis : Yekti Wikani, M.Pd., Humas SMAN 12 Semarang
Editor : Nurul Rahmawati, M.Pd., Guru SMKN 1 Tuntang
![]()
Kelas Industri ‘Crocodic’ SMKN 2 Semarang
SEMARANG – Langkah awal peserta didik SMK Negeri 2 Semarang agar lebih fokus dalam pembelajaran konsentrasi keahlian Rekayasa Perangkat Lunak yakni melakukan sinkronisasi kurikulum dan MOU dengan PT. Taman Media Indonesia, membangun kelas industri. PT. Taman Media Indonesia yang dikenal dengan nama ‘crocodic’ adalah perusahan pengembangan aplikasi berlokasi di Menara Rajawali, Level 7-1 Jl. Dr. Ide Anak Agung Gede Agung Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950 dan mempunyai cabang di Semarang. Pelaksanaan kelas industri juga memperoleh dukungan dari pemerintah. Dibentuknya program kelas industri merupakan antisipasi dari kekhawatiran atas banyaknya lulusan SMK menganggur, tidak sesuai dengan tujuan pendidikan vokasi yang ingin membentuk lulusan siap kerja. Di tengah persaingan kerja yang semakin kompetitif dan sulit diprediksi, SMK harus melakukan sesuatu untuk mendorong lulusannya agar mampu berkompetisi. Jika ingin memenangkan persaingan global, SMK membutuhkan lulusan yang unggul, terampil, berkarakter, dan inovatif.
Selain untuk membekali siswa SMK dengan keterampilan agar memenuhi tuntutan dunia usaha atau dunia industri (DU/DI), kelas industri juga merupakan antisipasi kebutuhan revolusi teknologi 4.0 yang secara fundamental bisa merubah pola hidup, komunikasi dan tata kerja. Perubahan paradigma penyelenggaraan pendidikan dengan sistem work-based competence alias mengacu pada kompetensi yang dibutuhkan pasar kerja diharapkan bisa menjawab dua tantangan besar tersebut. Work-based competence sendiri merupakan kompetensi yang memadukan teori dan praktik berdasarkan kondisi nyata di dunia industri atau dunia kerja. Karena pendidikan SMK dan DU/DI perlu menjalin hubungan harmonis dalam rangka memberikan pembelajaran relevan yang bisa meningkatkan kompetensi peserta didik agar tidak ada celah kesenjangan antara SMK dan dunia industri. Kelas industri berperan menjembatani kebutuhan DU/DI yang sesuai dengan harapan SMK. Pasalnya dalam penyelenggaraannya, sekolah dan industri akan menyinkronisasikan kurikulum pendidikan formal dan kurikulum industri agar memiliki tujuan yang sama. Dengan adanya kelas industri ‘crocodic’ diharapkan peserta didik tahu apa yang harus dikerjakan di dunia industri. Pertama, pembuatan Mobile Aplikasi yang dibangun dengan menggunakan Aplikasi vs Code dan Aplikasi Android. Kedua, pembuatan Aplikasi Web yang meliputi Web Front End and Web Back End.
Penulis : Mega Nanda Kurniawan, S.Kom., Guru SMKN 2 Semarang
Editor : Nurul Rahmawati, M.Pd., Guru SMKN 1 Tuntang
![]()
SMKN 10 Semarang Sambut Tim Visitasi untuk Pembukaan Jurusan Baru
Semarang – Dalam rangka pengembangan pendidikan vokasional yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan industri, SMKN 10 Semarang menyambut kedatangan Tim Visitasi dan Verifikasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah untuk pembukaan jurusan baru pada hari Senin, 25 Maret 2024 pukul 10.00 WIB.
Tim yang dipimpin oleh Bapak Subagyo Santoso ini, bersama Ibu Dewi dan Pak Paryono, melakukan pengecekan menyeluruh atas berkas usulan, sarana prasarana, serta kesiapan sumber daya manusia yang akan mendukung dua jurusan prospektif: Bisnis Digital dan Manajemen Logistik.
Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I, Bapak Andang Fitriadi, menyatakan apresiasinya atas inisiatif SMKN 10 Semarang. “Langkah ini merupakan cerminan dari komitmen sekolah untuk terus maju dan berkembang, sejalan dengan dinamika industri saat ini,” ujar Bapak Andang.

Kepala SMKN 10 Semarang, Bapak Ardan Sirodjuddin, M.Pd., mengungkapkan bahwa tingginya minat pendaftar jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), serta pesatnya perkembangan industri bisnis digital dan logistik, menjadi alasan utama pengusulan dua jurusan baru ini. Beliau menambahkan, “Prospek lulusan yang cerah menjadi salah satu pertimbangan penting kami.”
Meski pembukaan jurusan baru ini tidak akan menambah jumlah rombongan belajar, SMKN 10 Semarang tetap optimis dapat memberikan pendidikan berkualitas dengan tetap menerima 15 kelas untuk tahun pelajaran 2024/2025.
Dengan langkah ini, SMKN 10 Semarang berharap dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menghadapi tantangan di era digital yang terus berubah.
Penulis : Arimurti Asmoro, M.Pd, Ketua Pokja Pembukaan Jurusan Baru SMKN 10 Semarang
![]()
Lomba Karya Tulis Ilmiah tentang Cagar Budaya Tahun 2024
SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus berkomitmen dalam upaya pelestarian cagar budaya maupun objek yang diduga cagar budaya di Jawa Tengah. Salah satu upaya tersebut dengan melaksanakan Lomba Karya Tulis Ilmiah tentang Cagar Budaya bagi generasi muda, dalam hal ini siswa-siswi SMA/SMK se-derajat di Jawa Tengah. Peran generasi muda penting dalam pelestarian cagar budaya sebagai bagian dari pemajuan kebudayaan. Generasi emas ini memiliki ide dan inovasi untuk menjadikan cagar budaya sebagai trend, memperkenalkan cagar budaya ke dunia luar, mengisi bidang akademik yang berkaitan dengan cagar budaya.
Lomba kali ini bertema “Pemanfaatan Cagar Budaya Daerah Sebagai Sumber Daya Budaya”. Lomba tersebut bertujuan antara lain;
- Memperluas akses melek budaya melalui desiminasi dan diskusi tentang regulasi maupun kondisi empiris keragaman Cagar Budaya Jawa Tengah;
- Mensosialisasikan pendekatan, metode dan teknik penulisan ilmiah kecagarbudayaan;
- Berkontribusi mewujudkan ekosistem pendidikan berkebudayaan sebagai bagian pendidikan karakter pada pendidikan.
Perlombaan kali ini digelar dengan sasaran lomba adalah siswa-siswi SMA/SMK se-derajat baik negeri maupun swasta. ketentuan umum, ketentuan khusus, jadwal pelaksanaan loma serta hadiah yang ditawarkan dapat didownload dalam juknis terlampir.
Juknis Lomba Karya Tulis Ilmiah tentang Cagar Budaya Tahun 2024
![]()
Emira Balqies Raih Juara 3 Kumite Perorangan Putri – 60 kg di Popda Kota Semarang
Semarang – Emira Balqies, siswi kelas XI TPIK I SMKN 10 Semarang, berhasil meraih juara 3 kumite perorangan putri – 60 kg di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kota Semarang yang berlangsung pada 2-3 Februari 2024. Emira mengalahkan lawan-lawannya dengan penuh semangat dan tekad.
Emira merupakan salah satu atlet karate yang dibina oleh pelatih Santosa dan Kus Ariwartono. Kedua pelatih tersebut mengaku bangga dengan prestasi yang diraih oleh Emira. Mereka mengatakan bahwa Emira adalah atlet yang berbakat, rajin, dan pantang menyerah.
“Emira adalah atlet yang berpotensi besar. Dia selalu berlatih keras dan tidak pernah mengeluh. Dia juga memiliki mental yang kuat dan sportif. Kami sangat senang dia bisa meraih juara 3 di Popda Kota Semarang,” ujar Santosa.
“Kami berharap Emira bisa terus meningkatkan kemampuannya dan meraih prestasi yang lebih tinggi lagi di masa depan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Dispora Kota Semarang yang telah menyelenggarakan kejuaraan ini dengan baik dan lancar,” tambah Kus Ariwartono.
Popda Kota Semarang adalah ajang kompetisi olahraga antar pelajar yang diikuti oleh berbagai sekolah di Kota Semarang. Popda Kota Semarang merupakan seleksi untuk Popda Provinsi Jawa Tengah yang akan digelar pada bulan April 2024.
Kepala SMKN 10 Semarang, Bapak Ardan Sirodjuddin, M.Pd, mengungkapkan rasa bangganya terhadap siswa-siswinya yang berhasil meraih medali di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kota Semarang. Salah satu siswa yang menorehkan prestasi adalah Emira Balqies, yang meraih juara 3 kumite perorangan putri – 60 kg.
Bapak Ardan mengatakan bahwa prestasi yang diraih oleh siswa SMKN 10 Semarang adalah buah dari kerja keras, disiplin, dan dedikasi mereka dalam berlatih dan berkompetisi. Ia juga mengapresiasi dukungan dari para guru, pelatih, dan orang tua siswa yang selalu memberikan motivasi dan semangat.
“Kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh siswa-siswi kami di Popda Kota Semarang. Ini menunjukkan bahwa SMKN 10 Semarang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga dalam bidang olahraga. Kami berharap prestasi ini bisa menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus berprestasi di berbagai bidang,” ujar Bapak Ardan.
Penulis : Anni Rahayuningsih, S.Hum, Tenaga Perpustakaan SMKN 10 Semarang
![]()
Lomba Video atau Vlog Cagar Budaya Siswa SMA/SMK sederajat di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III dan VIII dengan Tema ”Membangun Generasi Melek Budaya”
SEMARANG – Senin (4/2) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah melakukan pengarusutamaan pendidikan guna mendukung ekosistem pendidikan berkebudayaan, dengan menyelenggarakan kegiatan Gelar Budaya yang diawali Lomba Video atau Vlog Cagar Budaya bagi peserta didik SMA/SMK sederajat yang berada di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III dan VIII. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka melaksanakan mandat UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan,
Lomba kali ini bertema “Membangun Generasi Melek Budaya Melalui Objek Cagar Budaya”. Manfaat yang diharapkan dengan adanya kegiatan perlombaan ini adalah meningkatnya daya kenal generasi muda terhadap keberagaman dan nilai yang terkandung dalam Cagar Budaya Daerah serta menumbuhkan rasa memiliki dan kesadaran bagi generasi muda sebagai bagian dari masyarakat pengampu kebudayaan terhadap pelestarian Cagar Budaya.
Kegiatan didesain dalam 2 (dua) Lokus yang terdapat Situs dan Kawasan Cagar Budaya Peringkat Provinsi dan Nasional, yakni:
a. Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III meliputi sekolah SMA/SMK sederajat di Kabupaten Kudus, Kabupaten Pati dan Kabupaten Rembang;
b. Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII meliputi sekolah SMA/SMK sederajat di Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Purworejo.
Perlombaan kali ini digelar dengan sasaran peserta didik SMA/SMK sederajat di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III dan VIII, dengan pembatasan kuota peserta lomba setiap Cabang Dinas sebanyak 100 peserta. Sedangkan objek perlombaan adalah Cagar Budaya atau Objek Diduga Cagar Budaya di masing-masing wilayah Cabang Dinas Pendidikan. Mekanisme, kriteria, syarat dan waktu pelaksanaan lomba dapat didownload dalam juknis terlampir.
Juknis Lomba Video atau Vlog Cagar Budaya
![]()
Azzahra Khesya Putri Wardani Kembali Raih Juara 2 Story Telling Bahasa Inggris Tingkat Nasional
SEMARANG – Azzahra Khesya Putri Wardani, siswi kelas XII-BB SMAN 12 Semarang, kembali mengukir prestasi gemilang dengan meraih juara 2 lomba story telling Bahasa Inggris tingkat Nasional. Lomba tersebut diselenggarakan oleh Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) Semarang pada Sabtu, 27 Januari 2024. Prestasi ini merupakan pencapaian luar biasa bagi Khesya, setelah sebelumnya ia berhasil meraih juara 1 lomba Kamishibai yang juga diselenggarakan oleh UDINUS.
English Competition merupakan program kerja tahunan Himpunan Mahasiswa Bahasa Inggris UDINUS yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris siswa-siswi SMA/SMK/MA sederajat di seluruh Indonesia, serta mempromosikan Universitas Dian Nuswantoro dan Program Studi Bahasa Inggris kepada khalayak umum. Pada tahun 2024, English Competition membuka kategori lomba bagi siswa SMA/SMK/MA Sederajat dalam tingkat nasional. Dengan ini diharapkan English Competition dapat memberikan pengalaman terbaik untuk peserta dan terus menjadi ajang kompetisi yang selalu dinantikan.
Khesya mengaku senang dan bangga dapat meraih prestasi ini. Ia mengatakan bahwa mengikuti lomba story telling membantunya untuk meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Inggris, melatih kosa kata, karakter tokoh utama, dan pronounciation.
“Saya senang sekali bisa meraih juara 2 dalam lomba story telling ini. Lomba ini membantu saya untuk lebih percaya diri dalam berbicara Bahasa Inggris dan meningkatkan kemampuan public speaking saya,” ujar Khesya.
Prestasi Khesya merupakan bukti nyata bahwa siswa-siswi Indonesia memiliki potensi yang luar biasa dalam bidang Bahasa Inggris. Semoga prestasi ini dapat memotivasi siswa-siswi lain untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan mereka dalam bidang Bahasa Inggris.
Penulis: Yekti Wikani, M.Pd. Humas SMAN 12 Semarang.
![]()
Membangun Kemandirian Belajar Peserta Didik Melalui Metode Pembelajaran Discovery Learning
SEMARANG – Bagi Peserta Didik Kelas XI yang baru memasuki materi teknik sesuai kompetensi keahlian nya, belum memahami sepenuhnya mengenai pengetahuan dan keterampilan khususnya pada teknik kendaraan ringan, Guru menerapkan proses pembelajaran discovery learning yang bertujuan agar Peserta Didik dapat meningkatkan keterampilan berfikir yang lebih aktif, kreatif dan membangun sikap percaya diri dalam proses pembelajaran. Belajar discovery learning menuntut kemandirian, kepercayaan kepada diri sendiri, dan kebiasaan bertindak sebagai subjek.
Penulis merupakan Guru Mata Pelajaran Teknik Kendaraan Ringan Kelas XI TKR pada elemen Pemeliharaan Sasis dan Pemindah Tenaga. Pada semester genap dengan materi Pemeliharaan Poros Propeller Kendaraan Ringan, Guru mengajak Peserta Didik melalui pembelajaran dengan metode discovery learning.
Jean Piaget, menyatakan bahwa anak-anak belajar melalui pengalaman langsung dan interaksi dengan lingkungan mereka. Konsepnya tentang “assimilation” dan “akomodasi” menunjukkan pentingnya pembelajaran penemuan di mana Peserta Didik membangun pemahaman mereka sendiri melalui eksplorasi aktif. Sementara, Jerome Bruner menekankan pentingnya pembelajaran aktif, eksplorasi, dan penemuan sebagai cara efektif untuk memahami konsep-konsep abstrak. Ia juga dikenal dengan konsep “scaffolding” atau bantuan bertahap untuk membantu Peserta Didik mencapai pemahaman yang lebih tinggi.
Berdasarkan pendapat dua tokoh tersebut di atas, maka Penulis diawal pembelajaran pada materi pemeliharaan poros propeller menggunakan metode discovery learning, Dimana Peserta Didik terlebih dahulu dapat memahami konsep, arti, dan hubungan poros propeller terhadap kinerja komponen bidang lain melalui proses intuitif untuk akhirnya sampai kepada suatu kesimpulan.
Berikut adalah langkah-langkah penerapan pembelajaran discovery learning pada materi poros propeller:
- Pendahuluan atau Pematangan: (a) Guru memulai dengan merangsang minat Peserta Didik terhadap fungsi dan proses kerja poros propeller pada kendaraan ringan dengan tayangan video; (b) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan relevansi poros propeller dengan kehidupan sehari-hari Peserta Didik; (c) Guru mengidentifikasi pengetahuan awal Peserta Didik tentang poros propeller.
- Perencanaan Pengalaman Pembelajaran: (a) Guru mengidentifikasi konsep atau keterampilan yang ingin dicapai pada materi poros propeller; (b) Guru merancang situasi atau aktivitas yang akan mendorong Peserta Didik untuk menemukan atau memahami konsep kerja poros propeller; (c) Guru menyesuaikan aktivitas pembelajaran dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan Peserta Didik.
- Pendampingan dan Bimbingan: (a) Guru memberikan bantuan atau bimbingan awal kepada Peserta Didik jika diperlukan, untuk memberikan pemahaman dasar tentang fungsi dan proses kerja poros propeller; (b) Pastikan bahwa instruksi awal memberikan kerangka kerja atau petunjuk yang cukup untuk memandu eksplorasi Peserta Didik.
- Eksplorasi dan Penemuan: (a) Guru membiarkan Peserta Didik menjelajahi materi pelajaran melalui aktivitas diskusi, percobaan, atau proyek, dengan berbagai sumber baik dari buku, internet, maupun sumber lain yang mudah dijangkau; (b) Guru mendorong Peserta Didik untuk mengajukan pertanyaan, mengidentifikasi fungsi dan cara kerja, dan membuat pengamatan sendiri.
- Refleksi dan Diskusi: (a) Setelah eksplorasi, Guru memfasilitasi sesi refleksi di mana Peserta Didik berbagi pengalaman dan temuan mereka; (b) Guru menggunakan pertanyaan pemandu untuk merangsang pemikiran kritis dan memastikan pemahaman yang mendalam tentang fungsi dan cara kerja poros propeller.
- Pembentukan Konsep: (a) Guru membantu Peserta Didik menyusun temuan mereka menjadi konsep atau prinsip yang lebih abstrak tentang fungsi dan cara kerja poros propeller; (b) Guru membantu Peserta Didik membuat koneksi antara konsep baru dengan pengetahuan sebelumnya.
- Penerapan dan Transfer: (a) Guru memfasilitasi aplikasi konsep dalam konteks yang berbeda atau situasi nyata; (b) Guru mendorong Peserta Didik untuk merenung bagaimana konsep kerja dan fungsi tentang poros propeller tersebut dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari atau konteks lain.
- Evaluasi Formatif: (a) Guru melakukan evaluasi formatif untuk memantau pemahaman Peserta Didik selama proses pembelajaran; (b) Guru menggunakan umpan balik untuk mengidentifikasi area yang memerlukan perhatian tambahan.
- Penutup: (a) Guru merekapitulasi pembelajaran dan penemuan yang telah dilakukan; (b) Guru mendiskusikan implikasi konsep baru terhadap pemahaman Peserta Didik.
- Refleksi Akhir: (a) Guru mengajak Peserta Didik merenung tentang pengalaman dan perkembangan pemahaman Peserta Didik; (b) Guru mendiskusikan bagaimana pembelajaran ini dapat dihubungkan dengan pembelajaran pada materi berikutnya
Dalam menerapkan proses pembelajaran dengan discovery learning, Guru akan terus memberikan pendampingan kepada seluruh Peserta Didik hingga sampai kepada suatu kesimpulan tentang fungsi, komponen, dan proses kerja dari poros propeller kendaraan ringan.
“SMK Negeri 10 Semarang, dari Semarang untuk Indonesia”
Penulis: Arimurti Asmoro, S.Pd., M.Pd., Guru Produktif Teknik Kendaraan Ringan
![]()
SMAHA Goes to Apple Distinguished School
SEMARANG – Menjadi sekolah unggulan di era digital menuntut penggunaan teknologi inovatif untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa. Salah satu langkah penting dalam hal ini adalah menjadi Apple Distinguished School (ADS) sebuah pengakuan yang menandai komitmen sekolah terhadap integrasi teknologi Apple dalam proses pendidikan. SMA Islam Hidayatullah (SMAHA) sebagai salah satu sekolah unggulan di Jawa Tengah siap untuk mendapatkan predikat Apple Distinguished School di tahun 2024 ini.
Menjawab pertanyaan, mengapa SMAHA tertarik untuk menjadi ADS, Etik Ningsih, S.Pd. menyampaikan bahwa program ADS merupakan inisiatif Apple yang memberikan penghargaan kepada sekolah unggulan karena mengintegrasikan teknologi Apple, menciptakan lingkungan belajar yang inovatif, dan memberikan dampak positif bagi siswa dan lingkungan belajar. “Hal ini tentu selaras dengan visi sekolah yang berkomitmen untuk membekali keterampilan teknologi kepada para siswa sehingga mereka bisa berkreasi, berinovasi, dan berprestasi sesuai dengan potensinya masing-masing,” tambahnya.
Terdapat empat kriteria yang harus dipenuhi sekolah untuk mendapat predikat ADS, antara lain: Inovatif, Integratif, berdampak positif, dan berkomitmen dalam pengembangan profesional. Dengan demikian sekolah harus memiliki inovasi dalam pendekatan belajar mengajar menggunakan produk Apple. Integrasi produk Apple harus terjadi dengan baik dalam kurikulum dan kegiatan sehari-hari di sekolah. Selain itu juga harus dapat membuktikan dampak positifnya terhadap hasil belajar dan perkembangan siswa, serta sekolah harus menunjukkan komitmen terhadap pengembangan profesional guru yang menggunakan teknologi Apple.
Guru dan siswa SMAHA menuturkan bahwa banyak sekali pengalaman dan hasil positif setelah menggunakan teknologi dalam pembelajaran dan kegiatan lain di sekolah. Puji Iman Nur Suhud, M.Pd, (guru Fisika) mengungkapkan bahwa integrasi teknologi Apple memungkinkan pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan memotivasi siswa untuk lebih aktif. Siswa terlibat dalam pembelajaran lebih dinamis karena aplikasi yang terdapat pada iPad memungkinkan mereka untuk berpartisipasi aktif dalam pembentukan pengetahuan.
Taufik Nur Hidayat, sebagai Waka Kurikulum juga menambahkan, “ADS membantu siswa mengembangkan keterampilan digital yang kritis untuk menghadapi tantangan era teknologi. Program “Everyone Can Code” dan “Everyone Can Create” mampu merangsang pemikiran kreatif dan pemecahan masalah.”
Produk Apple memfasilitasi kolaborasi antara siswa dan guru. Proyek kolaboratif menggunakan perangkat Apple meningkatkan keterlibatan siswa dan keterampilan sosial. Integrasi teknologi Apple memberi guru alat yang efisien untuk merancang kurikulum, memberikan umpan balik, dan melacak kemajuan siswa, meningkatkan produktivitas, dan efektivitas pengajaran. ADS menjadi bagian dari komunitas global sekolah-sekolah yang berpikiran sama. Hal ini memungkinkan berbagi pengalaman dan ide-ide inovatif dalam penggunaan teknologi.
“Aku paling suka pakai aplikasi ProCreate, bikin desain jadi ok banget. Semoga SMAHA terpilih jadi Apple Distinguished School. Aku jadi makin bangga karena sekolahku dapat award bergengsi dari Apple, amin,” tutur Aulia Khairunnisa, siswa yang jago desain dari kelas XI-3.
Penulis: Nunung Kusumawati, M.S. Guru SMA Islam Hidayatullah
![]()
SMAN 12 Semarang Kembali Harumkan Nama di Ajang Bunkasai 2024
SEMARANG – SMAN 12 Semarang kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang Bunkasai 2024, sebuah kegiatan lomba akademik bahasa Jepang dan budaya Jepang. Kegiatan ini diselenggarakan oleh MGMP Bahasa Jepang wilayah Jawa Tengah dan DIY bekerjasama dengan The Japan Foundation. Kali ini, Azzahra Khesya Putri W, siswi kelas XII-BB (Bahasa Budaya) SMAN 12 Semarang, berhasil meraih Juara 1 Lomba Kamishibai, mengalahkan peserta dari berbagai SMA/SMK di Jawa Tengah dan DIY.
Lomba Bunkasai 2024 ini berlangsung pada hari Sabtu, 13 Januari 2024 di SMAN 4 Semarang, dengan total peserta 102 siswa-siswi. Selain Kamishibai, terdapat pula lomba Nihongo Challenge dan Presentasi.
Azzahra Khesya Putri W, yang akrab disapa Khesya, menampilkan cerita Kamishibai yang berjudul “Kaguyahime”. Melalui performa yang memukau dan cerita yang menarik, Khesya berhasil memikat hati para juri dan meraih juara pertama.
Prestasi yang diraih Khesya ini merupakan bukti nyata dedikasi dan kerja kerasnya dalam mempelajari bahasa dan budaya Jepang. Khesya mengaku sudah menyukai bahasa Jepang sejak SMP dan aktif mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler bahasa Jepang di SMAN 12 Semarang.
Kepala SMAN 12 Semarang, Dr. Endah Dyah Wardani, M.Pd., sangat mengapresiasi prestasi yang diraih oleh Khesya. “Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi SMAN 12 Semarang dan bukti nyata bahwa sekolah kami berkomitmen untuk memberikan pendidikan terbaik bagi para siswanya,” ujar Dr. Endah.
Dr. Endah berharap prestasi Khesya dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lain untuk terus berkarya dan berprestasi di berbagai bidang.
Prestasi Khesya ini menunjukkan bahwa SMAN 12 Semarang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga nonakademik. SMAN 12 Semarang berkomitmen untuk terus mengembangkan bakat dan minat para siswanya agar dapat berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Penulis : Yekti Wikani, M.Pd. Guru SMAN 12 Semarang.
Editor : Annisa Erwindani, S.Pd. Guru SMA Islam Hidayatullah.
![]()
SMAN 12 Semarang Kembali Raih Prestasi Gemilang di POPDA Kota Semarang 2024
SEMARANG – SMAN 12 Semarang kembali menunjukkan prestasinya di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kota Semarang tahun 2024. Pada perhelatan yang berlangsung dari tanggal 6 hingga 9 Februari 2024 ini, SMAN 12 Semarang berhasil meraih 3 kejuaraan dari 3 cabang olahraga yang berbeda.
Tefanni Naillah Ammar Lin, siswi kelas XI-F.2, berhasil meraih Juara III Pencak Silat Putri. Fachri Arif Maulana, siswa kelas XII-IPS.3, menorehkan prestasi dengan meraih Juara II Lari 1.500 M. Saniy Rahma Nabilah, siswi kelas XI-F.6, berhasil meraih Juara I Tolak Peluru Putri.
Kepala SMAN 12 Semarang, Dr. Endah Dyah Wardani, M.Pd., menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para siswa peraih prestasi dan guru pendamping. “Semoga prestasi ini dapat memberikan semangat bagi peserta didik lainnya untuk meraih dan meningkatkan prestasi, baik prestasi akademik maupun nonakademik. Semoga SMAN 12 Semarang semakin berprestasi dan berakhlak mulia,” pesannya.

POPDA Kota Semarang 2024 merupakan program rutin Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Semarang yang bertujuan untuk menjaring bibit-bibit unggul atlet muda di berbagai cabang olahraga. Tahun ini, POPDA mengusung tema “Berprestasi dan Berdaya Saing” dan diikuti oleh seluruh SMA/SMK se-Kota Semarang.
Prestasi yang diraih oleh SMAN 12 Semarang ini menunjukkan komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan bakat dan minat siswa di bidang olahraga. Selain itu, prestasi ini juga menjadi bukti bahwa SMAN 12 Semarang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga nonakademik.
Penulis: Yekti Wikani, M.Pd. Humas SMAN 12 Semarang.
![]()
Jelang Pemilu 2024 DISDIKBUD Prov Jateng Adakan Audiensi Pemantauan Pemilu Bersama Bupati, KPU dan Bawaslu Kabupaten Blora
BLORA – Dalam rangka pelaksanaan pemantauan Pemilu Tahun 2024, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah melakukan audiensi ke Kabupaten Blora pada Senin 12 Februari 2024. Bertempat di Kantor Bupati Kabupaten Blora, kunjungan tersebut diterima secara resmi oleh Bupati Blora Bapak H. Arif Rohman, S.IP., M.Si. beserta jajarannya. Dalam audiensi tersebut pula hadir KPU dan Bawaslu Kab. Blora. Komunikasi dan koordinasi antar berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan pemantauan pemilu ini penting untuk dijaga dengan tujuan mengawal pelaksanaan Pemilu Tahun 2024 yang akan berlangsung dalam beberapa hari kedepan agar berlangsung dengan kondusif dan LUBER JURDIL.
Blora – Audiensi Pemantauan Pemilu 2024 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Jateng bersama Bupati, KPU dan Bawaslu Kabupaten Blora bertempat di Kantor Bupati Kab Blora, Senin (12/2/2024).
Bapak H. Arif Rohman, S.IP., M.Si. mengucapkan terima kasih atas waktu yang telah diberikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah dengan terlaksananya kegiatan audiensi hari ini tentunya dapat mempererat hubungan silaturahmi dan sinergitas sebagai persiapan Pemilu Tahun 2024. Diharapkan dengan telah berlangsungnya audensi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah dengan Bupati Blora, KPU dan Bawaslu tersebut dapat meningkatkan sinergitas dan koordinasi sehingga terwujud kerjasama yang baik dalam hal terciptanya situasi yang aman dan kondusif selama pelaksanaan Pemilu serentak 2024.
![]()
Bantuan Langsung Dari PJ Gubernur Jateng Berikan Harapan Baru Untuk Kabupaten Karanganyar
Karanganyar – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana melakukan kunjungan kerja dalam rangka penyerahan bantuan yang diberikan secara simbolis di Pendopo Kab. Karanganyar, Rabu (07/2/2024). Salah satu bantuan yang diberikan adalah bantuan pendidikan. Dengan didampingi Pj. Bupati Kabupaten Karanganyar Timotius Suryadi, S.Sos., M.Si. dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Dr. Uswatun Hasanah, S.Pd., M.Pd., bantuan pendidikan yang diberikan tersebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan di berbagai daerah di Provinsi Jawa Tengah, dalam hal ini secara khusus Kabupaten Karanganyar.
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana didampingi oleh Pj Bupati Kabupaten Karanganyar beserta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Rabu (7/2/2024)
Nana Sudjana menyampaikan bahwa kunjungannya kali ini memuat 3 (tiga) hal utama yaitu silaturahmi dan bertatap muka dengan Pj Bupati Kabupaten Karanganyar beserta jajarannya; pemberian bantuan dan terakhir kunjungan bersama ke KPU (Komisi Pemilihan Umum) dalam rangka persiapan Pemilu Tahun 2024. Pemberian bantuan tersebut merupakan kepedulian dari pemerintah pusat dan daerah.
Foto Bersama Pj Gubernur Jawa Tengah, Rabu (7/2/2024)
Nana Sudjana berharap bantuan yang diberikan dapat dipergunakan dengan baik dan dana yang ada dapat dimaksimalkan untuk memberikan pelayanan yang optimal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
![]()
Disdikbud Jateng Luncurkan Platform SIPASTI Sebagai Pengelolaan Aset Terintegrasi dan Transparan
Semarang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah telah resmi meluncurkan platform inovatif bernama (SIPASTI) Sistem Pengelolaan Aset Terintegrasi di Aula Gedung B Disdikbud Jateng, Selasa (3/10/2023). Platform tersebut bertujuan untuk memperbarui dan meningkatkan meningkatkan pengelolaan aset-aset yang dikelola langsung oleh Disdikbud Jateng sehingga dapat lebih terintegrasi, terdigitalisasi, dan transparan pengelolaannya. SIPASTI juga diharapkan akan menjadi alat yang efisien dan efektif dalam mengelola berbagai informasi terkait. Kepala Sub Bagian (Kasubag) Umum dan Kepegawaian Disdikbud Jateng, Lilik Rachmawati SE, M.Si mengatakan, “Peserta Diklat PKP harus bisa menghasilkan terobosan untuk meningkatkan pelayanan”. Platform itu diinisiasi oleh dirinya sebagai penunjang program Disdikbud Jateng. Serta sebagai tugas akhir Pendidikan Pelatihan (Diklat) Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan VIII tahun 2023 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jateng sejak 14 Juni dan berakhir 14 Oktober besok.

Lilik yang menjabat di bagian umum dan kepegawaian sejak setahun lalu, menyadari banyaknya aset Disdikbud yang belum terdigitalisasi menjadi isu utama yang perlu diatasi. Kurangnya keterlibatan teknologi dalam pengelolaan aset ini mengakibatkan hambatan dalam mengakses informasi secara cepat dan efisien oleh calon penyewa. Setelah peluncuran platform SIPASTI Lilik memaparkan, “Untuk menunjang pengelolaan aset Disdikbud Jateng di era 4.0 ini, kita perlu meluncurkan platform SIPASTI ini. Ini juga untuk membantu calon penyewa yang kesulitan mendapatkan informasi dan harga aset yang disewakan oleh kami. Harapannya setelah ada platform ini transparansi harga dan proses sewa lebih baik. Serta meningkatkan efektivitas pengelolaan aset dan PAD,” Selasa (3/10/23). Ia juga menambahkan, selama ini promosi masih mengandalkan brosur dan informasi dari mulut ke mulut, tanpa disertai transparansi harga sesuai dengan Pergub Nomor 16 Tahun 2022 tentang Tarif Retribusi Daerah Provinsi Jawa Tengah. Karena tanpa transparansi yang jelas, proses sewa dapat menjadi kurang efisien dan menurunkan minat penyewa.
Sementara itu, Plh Kepala Disdikbud Jateng Syamsudin Isnaini S.STP, SH, M.H. menuturkan, “Dengan adanya Platform Sipasti dapat mewujudkan pengelolaan aset lebih efisien, transparan, dan terintegrasi. Calon penyewa mendapatkan informasi aset yang disewakan secara realtime, berupa tampilan, ketersediaan, dan harga beserta layanan pemesanannya,” katanya di sela peluncuran oleh Sekretaris Disdikbud Jateng Samsudin Isnaini. Terutama aset yang dikelola oleh Disdikbud Jateng di Semarang seperti, D’Brotojoyo (Ex Wisma BP Dikjur) di Jalan Brotojoyo Semarang, D’Elang (Ex Wisma BP Diksus) di Jalan Elang Raya No.2 Mangunharjo Tembalang, dan Museum Ranggawarsita di Jalan Abdul Rahman Saleh Semarang. Kemudian aset di Solo, Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) di Jalan Ir. Sutami Surakarta, Cabang Dinas III di Jalan P.Sudirman Pati, Cabang Dinas VII di Jalan Slamet Riyadi Surakarta, Cabang Dinas VIII di Jalan P. Diponegoro Magelang.
Peluncuran resmi SIPASTI ini disambut dengan antusiasme oleh para pemangku kepentingan pendidikan dan kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. Dengan adanya platform ini, diharapkan akan semakin berkembang dan memberikan manfaat positif bagi seluruh masyarakat. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mengembangkan dan meningkatkan SIPASTI agar bisa menjadi alat yang lebih efektif dalam mendukung sektor pendidikan dan kebudayaan di masa depan.
![]()
![]()



















