Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Buka Bintek Pemanfaatan TIK

by Fajar BPTIKP | 19-02-2016 08:47 WIB | 2948 Views | Kategori : BPTIKP
foto berita
BPTIKP ; 18 Pebruari 2016. Mengawali tahun 2016 Balai Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BPTIKP) Dinas Pendidikan provinsi Jawa Tengah telah melaksanakan bimbingan teknis pemanfaatan TIK untuk sekolah model berbasis TIK jenjang pendidikan dasar dan menengah, bertujuan untuk menyiapkan guru di sekolah yang dapat memanfaatkan TIK dalam pengelolaan sekolah, proses pembelajaran dan mengembangkan bahan ajar yang efektif berbasis media informasi dan komunikasi.
Pada bimbingan teknis yang di bagi menjadi 3 (tiga) angkatan ini diikuti oleh 108 orang guru jenjang pendidikan dasar dan menengah di Jawa Tengah terdiri dari 27 guru SD, 27 guru SMP, 27 guru SMA, dan 27 guru SMK. Selama tiga hari dari 18 s.d 20 Pebruari 2015 bertempat di kantor BPTIKP guru-guru tersebut akan dibimbing oleh narasumber yang ahli pada bidangnya, antra lain; kepala Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan, Dosen Universitas Pendidikan Indonesia, dan Dosen Universitas Dian Nuswantoro. Dari para pakar teknologi informasi dan komunikasi itu para guru diharapkan bisa berperan aktif dalam memanfaatkan TIK sebagai penujang pembelajaran di sekolah sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan di Jawa Tengah, lapor Kepala BPTIKP Dr. Jasman Indradno, M.Si. dalam acara pembukaan bimbingan teknis pemanfaatan TIK di AULA BPTIKP.
Dalam acara tersebut juga hadir kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Drs. Nur Hadi Amiyanto, M.Ed, Kepala Pustekkom Kemdikbud yang diwakili oleh Kepala Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan Didik Wira Samudra, S. H, M. Kom, kepala Bidang Pendidikan Menengah Dra. Aufrida Kriswati, kepala bidang pendidikan dasar yang diwakili Kepala seksi pengendalian mutu Agus Purnomo, S,Pd, M.Kom, dan Kepala Balai Pengembanagn Pendidikan Khusus yang diwakili oleh Kasubag tata usaha Dwi Haryono, SH, M.M.
Dalam sambutannya kepala dinas pendidikan menyampikan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya acara ini, mengingat kebutuhan TIK dalam dunia pendidikan sekarang menjadi kebutuhan dasar, maka kami berharap para guru juga bisa menyesuiakan agar dapat memanfaatkan dan mendayagunakan TIK untuk pendidikan. “Guru agar bisa diakui keprofesionalannya harus memiliki 4 (empat) kompetensi yaitu profesional, metodoligi yang pas, personal, dan sosial, dari itu maka guru bisa dikatakan profesional, dulu anak dianggap hanya memliki kemampuan dasar calistung (baca, tulis, hitung), sekarang anak dianggap sudah memiliki kemampuan dasar calistung dan TIK, maka guru-guru sekarang harus lebih profesional dengan memanfaatkan TIK untuk pendidikan”. Ungkap beliau dihadapan parapeserta bintek dan 12 sekolah yang mengikuti acara pembukaan melalui video conference.