Seleksi Siswa Calon Penerima Beasiswa Pendidikan SMA Taruna Nusantara Provinsi Jawa Tengah

by Fajar BPTIKP | 06-04-2015 05:53 WIB | 4023 Views | Kategori : BPTIKP
foto berita

BPTIKP : Selasa 17 Maret 2015 di Islamic Centre (BPAH Transit) Kota Semarang sebanyak 98 peserta dari 22 Kabupaten/Kota di Jawa Tengahmengikuti Seleksi Siswa Calon Penerima Beasiswa Pendidikan SMA Taruna Nusantara Magelang.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Drs. Nur Hadi Amiyanto, M.Ed, dalam sambutannya mengatakan bahwa tantangan dan persoalan yang kita hadapi ke depan, sungguh jauh lebih berat dan rumit. Untuk itu, kita harus mempersiapkan generasi yang mampu mengelola dan menjawab berbagai persoalan dan tantangan tersebut sesuai dengan jamannya. Itulah mengapa, anak-anak kita harus mendapatkan layanan pendidikan yang semakin terjangkau dan semakin berkualitas. Mereka harus mendapatkan layanan pendidikan sedini mungkin (start earlier), setinggi mungkin (stay longer) dan mampu menjangkau seluas mungkin, termasuk bagi yang tidak terjangkau (reach wider).

Sedikitnya ada dua hal yang sangat mendasar terkait dengan layanan pendidikan.

Pertama, menyangkut akses untuk mendapatkan layanan pendidikan, yang di dalamnya dipengaruhi oleh ketersediaan dan keterjangkauan.

Beberapa kebijakan dan program seperti BOS untuk pendidikan dasar dan menengah, Pendidikan Menengah Universal (PMU) atau wajib belajar 12 tahun, Bantuan Siswa Miskin, Bidikmisi, Pengiriman Guru untuk daerah terpencil, merupakan upaya untuk meningkatkan akses secara inklusif dan berkeadilan.

Kedua, terkait dengan kualitas pendidikan yang dipengaruhi oleh kualitas guru, kurikulum dan sarana prasarana. Pengembangan kapasitas dan profesionalitas guru melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan mutlak diperlukan. Dengan kapasitas dan profesionalitas itulah, kita berharap kinerja dunia pendidikan semakin baik.

Penerapan Kurikulum yang tepat dimaksudkan untuk membekali anak-anak kita agar memiliki kompetensi sikap, kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan secara utuh. Mereka akan mampu berpikir orde tinggi, kreatif dan inovatif, berkarakter mulia, cinta dan bangga menjadi warga Indonesia.

Itu semua kita lakukan sebagai upaya agar anak-anak kita mampu menjawab berbagai persoalan dan tantangan sesuai dengan zamannya, sekaligus menyiapkan generasi emas, menyongsong kejayaan Indonesia 2045.

Seiring dengan upaya mempertahankan dan meningkatkan kwalitas pendidikan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan anggaran bantuan pendidikan bagi siswa SMP yang kurang mampu dan berprestasi untuk menempuh pendidikan di SMA Taruna Nusantara.

Bantuan pendidikan adalah tunjangan yang diberikan kepada pelajar sebagai bantuan biaya belajar agar yang bersangkutan belajar dengan tenang dan sungguh-sungguh untuk menyelesaikan studinya. Pemberian bantuan pendidikan kepada siswa yang berprestasi, merupakan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menggali potensi SDM, dan mendorong masyarakat agar dapat mempertahanan prestasinya di dunia pendidikan.

Sebagaimana tahun sebelumnya, seleksi penerima bantuan pendidikan kali ini diprioritaskan kepada siswa yang berprestasi,  berasal dari keluarga kurang mampu, dan memiliki prestasi.

Program ini pada tahun yang lalu telah kita laksanakan dan berjalan dengan baik. Dari laporan SMA Taruna Nusantara siswa yang menerima bantuan pendidikan dari Provinsi jawa Tengah memiliki prestasi yang sangat membanggakan. Siswa yang bernama Dwi Ayu Sulistyaningrum menjadi Juara Kelas X-11 sekaligus Juara Paralel III kelas X, sedangkan Ronald Andrean K  meraih prestasi terbaik Mapel Kimia. Dan seluruh siswa penerima Bantuan Pendidikan memiliki Indeks Prestasi Ketuntasan di atas 3,5 pada akhir sambutan Kepala Dinas menginginkan dan berharap ada keberlanjutan dan keberlangsungan program ini dalam memberikan layanan pendidikan. Kita berharap agar Program ke depan jauh lebih berhasil. Untuk itu, sekarang ini sedang dipersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan apa saja yang telah dicapai.

Tujuan dari kegiatan tersebut adalah  Menyeleksi siswa dari keluarga kurang mampu  yang mempunyai kompetensi/kemampuan dalam bidang akademik untuk memperoleh beasiswa pendidikan SMA Taruna Nusantara Provinsi Jawa Tengah dimikian akhir laporan Panitia Kepala Bidang Dikmen (Dra. Aufrida Kriswati) skm/bptikp