LAWATAN SEJARAH DAERAH

by Nawang | 25-06-2019 13:56 WIB | 539 Views | Kategori : Kebudayaan
Salah satu upaya untuk menanamkan nilai-nilai sejarah kepada generasi muda adalah melalui Lawatan Sejarah ke daerah di mana terdapat peninggalan bersejarah. Kunjungan terhadap objek peninggalan sejarah akan membantu siswa untuk melihat dan memahami peninggalan sejarah yang merupakan simpul-simpul perekat bangsa. Kunjungan tersebut memberikan pengetahuan kepada siswa perlu ditanamkan secara lebih mendalam kepada generasi muda.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 (empat) hari dengan pembagian waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh panitia. Kegiatan dibuka pada tanggal 18 Juni 2019 oleh Drs. Djoko Nugroho Witjaksono, MA, Kepala Bidang Pembinaan Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. Dalam pelaksanaan kegiatan Lawatan Sejarah seluruh peserta berkumpul di base camp UTC Hotel, Jl. Kelud Raya No. 2 Semarang untuk mendapatkan pembekalan materi. Selanjutnya siswa dan guru akan dibawake tempat-tempat atau objek peninggalan sejarah untuk melakukan pengamatan. Melalui kegiatan ini siswa memperoleh informasi dan dapat melihat jejak-jejak sejarah secara langsung di lapangan, sehingga dapat menjiwai dan meningkatkan pendidikan karakter generasi muda, juga sebagai sarana pembelajaran pendidikan sejarah secara langsung dengan pengamatan tempat bersejarah yang dikunjungi.

Tujuan Lawatan Sejarah yang diselenggarakan Balai Pelestarian Nilai Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta dimaksudkan untuk memberikan informasi, inspirasi, dan pemahaman tentang suatu peristuwa bersejarah di daerah dalam konteks sejarah nasional kepada generasi muda, sehingga timbul kesadaran untuk merawat warisan para pendahulu bangsa ini dan menjaga moralitas dalam membangun bangsa.

Kegiatan Lawatan Sejarah Daerah 2019 mengambil tema ”Generasi Penerus Merajut Simpul-simpul Ke-Indonesiaan”. Tema tersebut perlu diangkat guna menggugah kesadaran generasi penerus saat ini akan pentingnya persatuan dan kesatuan untuk kemajuan bangsa di masa yang akan dating berdasarkan refleksisejarah di masa lampau. Tema tersebut kemudian dikembangkan dalam beberapa subtema yang dipilih peserta guna penulisan karya ilmiah.

Kegiatan ini diikuti oleh 125 orang yang terdiri dari siswa SMA/SMK/MA, para guru sejarah, narasumber, dan Dinas terkait dari ProvinsiJawa Tengah, Jawa Timur danD.I. Yogyakarta.

Ini pemenang Lawatan Sejarah Tingkat Regional dan maju ke tingkat nasional yang akan dilaksanakan 8-12 Juli di Medan
Zulfa Ulinuha dari Purworejodan Ahmad Zaelani dari Jepara